Background mobile

Border Crossing Space Burneh

Profil Border Crossing Space Burneh

profil

Border Crossing Space Burneh

Profil BCSB

Yayasan Lembaga Border Crossing Space (BCSB): Menjelajahi Batas, Mencipta Makna

Yayasan Lembaga Border Crossing Space (BCSB) yang berbasis di Burneh, Bangkalan, Jawa Timur, adalah sebuah inisiatif kolaboratif yang fokus pada pertunjukan dan pendekatan multidisiplin. Selama tiga tahun terakhir, BCSB telah aktif menjalin kemitraan dengan berbagai komunitas, lembaga, dan individu di banyak kota di Jawa Timur, termasuk Sumenep, Blitar, Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo, Bondowoso, Malang, Ngawi, Nganjuk, Ponorogo, Sampang, dan Trenggalek. Kami bangga telah terlibat sebagai mitra kerja dalam tiga festival skala kecil dan dua festival skala besar.

Praktik kerja kami sering melibatkan panggilan terbuka untuk perekrutan atau pencarian komunitas kolaboratif yang bersifat sukarela, tanpa honor. Pendekatan ini fleksibel dan disesuaikan dengan proyek yang dikerjakan. Meskipun begitu, kami juga bermitra dan didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan untuk proyek-proyek tertentu yang sifatnya terbatas. Selain itu, kami menjalin kemitraan dengan pihak swasta seperti Bank BCA, distro, Coffee & Resto, dan merek gadget tertentu, khususnya yang melibatkan generasi muda atau segmen remaja (sekitar kelahiran 2005-an). Strategi ini kami terapkan sebagai cara untuk menghadapi berbagai keterbatasan finansial, pemikiran, dan infrastruktur.

Filosofi kami bermula dari pemeriksaan, pelacakan, dan pertanyaan terhadap kasus-kasus dari beberapa karya sebelumnya, yang kemudian dipertemukan dengan berbagai literatur, baik secara praktik maupun teoritik. Kami menyadari minimnya platform di Jawa Timur untuk memperoleh pengetahuan dan menemukan ilmu, dan BCSB hadir untuk menjawab keterbatasan ini. Kami didirikan atas kesadaran diri untuk mendapatkan wawasan, pemahaman, dan pelajaran dari berbagai aspek. Secara khusus, kami mendalami hubungan dengan arsitektur, pergerakan budaya, relasi kuasa politik, etnografi, ekologi, multimedia/media baru, kekerasan seksual, jender, lingkungan hidup, batas mental, serta disiplin-disiplin pengetahuan lainnya.

Saat ini, BCSB terdiri dari segelintir orang, dengan tiga individu utama dalam kerja orientasi selain lima pengurus inti: Erika Tamara (multidisiplin), Arda Fania (riset), dan Rahmawati Widodo (literatur). Melalui "kerja tatapan", kami senantiasa memperkaya pengetahuan kami. Kegiatan yang kami lakukan selalu berlandaskan data dan pengalaman, berbeda dengan karya-karya sebelumnya yang lebih mengedepankan imajinasi dan fantasi. Kami sangat yakin bahwa imajinasi tidak akan berkembang optimal jika pengalaman dan wawasan pengetahuan yang dimiliki juga minim. Basis data teoritik yang kami elaborasi dengan praktik menghasilkan karya-karya tulis terlebih dahulu, baru kemudian ditransformasikan ke dalam bentuk pertunjukan atau pameran, dengan fokus utama pada kegiatan lecture (kuliah/diskusi) dalam tiga tahun belakangan ini. Kini, kami berkonsentrasi pada kolaborasi dengan pelaku budaya lintas kota dan provinsi, dengan impian ke depan untuk meluaskan jangkauan hingga ke lintas negara seperti Italia, Inggris Raya, Rusia, Ceko, Slowakia, dan Jerman.

Prestasi dan Pengakuan:

Border Crossing Space Burneh juga lebih dominan beroperasi secara tunggal (seorang pendiri/ketua) yang berkolaborasi dengan komunitas, lembaga, maupun individu yang sudah mapan, sehingga turut merasakan prestasi yang diraih. Ini terlihat dari berbagai pencapaian prestisius kami, di antaranya:

  • Terpilih sebagai Penulis Emerging Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2016.
  • Menjadi enam komunitas terpilih pada Parade Teater Jawa Timur tahun 2016.
  • Terpilih pada Festival Multatuli tahun 2019 di Lebak, Banten.
  • Terpilih pada Winafest 2020 yang diselenggarakan oleh Taman Chandra Wilwatikta.
  • Terlibat dalam program Bertukør, 2020 (DAAD, Deutscher Akademischer Austauschdienst e.V., Bonn, Berlin, Jerman).
  • Terlibat dalam program Dapur Imajinasi Mama, 2021 (DAAD, Deutscher Akademischer Austauschdienst e.V., Bonn, Berlin, Jerman).
  • Menerima hibah seni dari Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) pada tahun 2022.

Catatan Tambahan